Kuliner Khas Jakarta yang Sayang Dilewatkan
Jakarta bukan cuma kota metropolitan yang sibuk. Kota ini juga menyimpan warisan kuliner Betawi yang sudah ada sejak lama. Sayangnya, banyak pendatang lebih dulu kenal makanan modern Jakarta. Padahal, makanan khas aslinya justru punya cita rasa unik yang sulit ditemukan di kota lain.
Menurut situs resmi jakarta.go.id, berikut 7 kuliner Betawi yang jadi ikon rasa khas Jakarta.
1. Kerak Telor
Camilan ini mungkin yang paling dikenal dari semua makanan khas Jakarta. Kerak telor terbuat dari beras ketan, telur bebek atau ayam, kelapa sangrai, dan bumbu rempah. Konon, kerak telor sudah ada sejak zaman kolonial. Biasanya, jajanan ini dijual di acara-acara tertentu, bukan setiap hari.
2. Nasi Uduk
Nasi uduk jadi menu sehari-hari yang mudah ditemukan di Jakarta. Nasi ini dimasak dengan santan, lalu disajikan bersama lauk goreng atau berkuah. Dulu, nasi uduk biasa jadi makanan para petani dan pekerja karena mengenyangkan dan murah.
3. Asinan Betawi
Selain itu, ada asinan Betawi, sayuran yang disiram bumbu kacang. Rasanya asam, pedas, manis, dan gurih sekaligus. Isinya biasanya sayur asin, mentimun, dan tahu.
4. Gabus Pucung
Gabus pucung adalah gulai ikan gabus dengan kuah hitam dari buah kluwek. Makanan ini bahkan sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak berbenda sejak 2014.
5. Sayur Besan
Sementara itu, sayur besan berupa sup santan kuning berisi kentang, soun, petai, dan udang. Sama seperti gabus pucung, sayur besan juga sudah jadi warisan budaya resmi sejak 2014.
6. Kue Pancong
Untuk pencuci mulut, ada kue pancong. Kue ini gurih, terbuat dari beras, santan, dan kelapa parut, dengan tekstur agak basah di tengah.
7. Es Selendang Mayang
Terakhir, ada es selendang mayang, minuman dari tepung tapioka. Minuman ini disajikan dengan kuah santan, sirup gula merah, dan es batu. Cocok diminum di siang hari yang panas.
Tempat Legendaris untuk Coba Kuliner Betawi
Show Image
Kalau ingin coba rasa yang lebih otentik, Indonesia.travel merekomendasikan beberapa tempat yang sudah berdiri lama di Jakarta.
Soto Betawi H. Ma’ruf di Cikini sudah berjualan sejak tahun 1940-an. Kuahnya berbasis santan, dipadukan dengan kentang, tomat, dan pilihan daging. Kerak Telor Bang Sape’i juga jadi favorit karena dimasak di atas arang, sehingga aromanya lebih harum. Sementara itu, Nasi Uduk Ayam Goreng Zainal Fanani cocok buat yang cari menu rumahan sederhana tapi mengenyangkan.
Tips Menikmati Kuliner Khas Jakarta
Sebagian besar kuliner Betawi terasa lebih nikmat kalau dimakan hangat. Jadi, usahakan datang langsung ke tempatnya, bukan pesan antar dari jauh. Selain itu, banyak jajanan seperti kerak telor lebih mudah ditemukan di acara atau pasar tertentu. Sebaiknya, tanyakan dulu lokasi dan jam bukanya sebelum berangkat. Kalau kamu tidak terlalu suka rasa yang kuat, mulai saja dari nasi uduk atau kue pancong sebelum coba yang lebih menantang seperti gabus pucung.
Pertanyaan Seputar Makanan Khas Jakarta
Apa makanan khas Jakarta yang paling terkenal?
Kerak telor biasanya jadi yang paling dikenal, baik oleh warga lokal maupun wisatawan.
Apakah kerak telor mudah ditemukan sehari-hari?
Tidak selalu. Kerak telor lebih sering muncul di acara khusus, pasar rakyat, atau festival budaya Betawi.
Apa beda makanan Betawi dengan makanan Jakarta pada umumnya?
Makanan Betawi mengacu pada resep turun-temurun masyarakat asli Jakarta. Sementara itu, makanan Jakarta secara umum juga mencakup kuliner dari berbagai daerah yang berkembang di kota ini.
Jadi, kalau ke Jakarta, sempatkan waktu untuk cari ketujuh kuliner khas Betawi di atas. Rasanya khas, dan beberapa di antaranya bahkan sudah jadi bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga.
Catatan teknis untuk gambar:
Kedua link di atas link download langsung dari Pexels, lisensi bebas pakai. Setelah diunduh, kompres dulu dan beri nama file deskriptif, misalnya 7-makanan-khas-jakarta.jpg dan warung-kuliner-betawi.jpg, sesuai alt text yang sudah disiapkan.
Sumber riset (tidak berubah):