Sejarah Bola Voli: Dari Awal Ditemukan Hingga Mendunia



Sama seperti olahraga lainnya, voli memiliki sejarah panjang didalamnya. Dari awal tercipta, hingga menjadi salah satu sumber hiburan untuk kita. Artikel ini akan mengupas tuntas tentang permainan bola voli secara umum, sejarah awal di dunia, hingga sampai masuk ke Indonesia.

Di dunia, khususnya Indonesia, permainan bola voli cukup populer di semua kalangan. Karena aksesnya yang mudah dan peraturan permainannya yang simpel.

Permainan Bola Voli

Sumber: Sehat AQUA

Permainan Bola Voli

Bola voli dapat dikatakan memiliki aturan yang cukup simpel namun sedikit kompleks. Berikut adalah penjelasan dari cara bermain, tujuan permainan, serta sarana dan prasarana untuk voli:

Cara permainan

Sama seperti kebanyakan permainan lainnya, voli dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan enam orang. Mereka saling berhadapan dan berlawanan di lapangan dengan terpisahkan oleh net.

Permainan dimulai dengan servis dari salah satu tim dengan cara melempar bola ke udara dan memukulnya untuk melewati net dan masuk ke area lawan. Tim yang menerima servis harus berusaha mengembalikan bola ke area lawan melewati bagian atas net. Tim yang berhasil memasukkan bola ke area lawan sampai jatuh, akan mendapatkan satu poin.

Untuk mengumpulkan poin, caranya adalah memasukkan bola ke dalam area lawan dengan melambungkan bola di atas net. Lebih jelasnya lagi, masing-masing tim hanya punya tiga kesempatan sentuhan sebelum mengarahkan bola ke area lawan. Permainan akan terus berjalan jika bola berhasil dikembalikan ke masing-masing sisi.

Tujuan Permainan

Objektif dari permainan ini adalah untuk berlomba-lomba mencapai angka/poin 25 terlebih dahulu. Jika kedua tim sama-sama mengumpulkan sampai 24 poin dan seterusnya (24-24; 25-25; 26-26; dst), pertandingan akan ditambahkan 2 poin.

Sarana dan Prasarana

1. Bola

Menurut Wikipedia yang sumbernya berasal dari aturan yang ditetapkan FIVB (Federasi Internasional Bola Voli), menyatakan bahwa bentuk bola harus bulat dengan keliling lingkaran 65-67 cm. Bola terbuat dari kulit asli atau sintetis dan di dalamnya terbuat dari karet atau sejenisnya, dengan berat sekitar 260-280 gram

2. Lapangan

Lapangan bola voli secara umum memiliki ukuran 9 meter x 18 meter. Dengan garis batas serang untuk pemain belakang berjarak 3 meter dari garis tengah (sejajar dengan net) dan garis tepi lapangan adalah 5 meter.

3. Net

Net atau jaring pemisah antar kedua tim memiliki panjang sekitar 9,5 sampai dengan 10 meter. Terdapat perbedaan antara tinggi net untuk putra dan putri. Bagi putra, tinggi net mencapai 2,43 meter, sedangkan untuk putri tinggi net adalah 2,24 meter.

Awal Mula Sejarah Bola Voli di Dunia

Sejarah Bola Voli

Sumber: Kumparan.com

Olahraga bola voli pertama kali ditemukan pada tanggal 9 Februari 1895 di Holyoke, Massachusetts (Amerika Serikat), oleh William George Morgan, seorang instruktur pendidikan jasmani di Young Men’s Christian Association (YMCA).

Pada awalnya, olahraga yang ditemukan Morgan ini diberi nama Mintonette. Kemudian, satu tahun setelahnya, yakni tahun 1896, nama tersebut diubah menjadi Volleyball (bola voli) oleh Alfred T. Halstead pada saat demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School.

Inspirasi Olahraga Bola Voli

Menariknya, awal terciptanya olahraga ini terinspirasi dari gabungan beberapa jenis olahraga, yaitu bola basket, bisbol, tenis, dan juga bola tangan. Pada eksperimen pertamanya, Morgan mengatakan bahwa dalam mencari permainan yang sesuai, tenis terlintas di pikirannya, namun atribut seperti raket, bola, jaring, dan peralatan lainnya cukup menyulitkan, sehingga hanya mengambil satu perlengkapan darinya, yaitu jaring (net). Akhirnya net dipasang di tanah dan diletakkan di atas kepala orang dewasa rata-rata. Selanjutnya dibutuhkan bola, dan salah satu yang dicoba adalah bola basket tapi didapati bahwa terlalu besar dan berat. Pada akhirnya, Morgan meminta salah satu perusahaan untuk membuatkan bola khusus.

Perkembangan Permainan Bola Voli

Pada awalnya, Morgan menciptakan olahraga ini untuk anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan nya dibuat tidak seaktif permainan bola basket. Menurut Morgan, permainan bola voli ini cukup fleksibel. Yaitu, cocok untuk dimainkan di gimnasium atau aula olahraga, tetapi juga bisa dimainkan di luar ruangan

Pada awal abad ke-20, olahraga bola voli semakin berkembang dan meluas termasuk di Asia. Mulai dari bola yang sudah dirancang khusus menjadi lebih ringan dan lebih pas, aturan bermain yang lebih dikembangkan, dan juga taktik yang mulai lebih kompleks.

Tahun 1947, Perwakilan dari 14 negara yaitu Belgia, Brasil, Cekoslowakia, Mesir, Prancis, Belanda, Hongaria, Italia, Polandia, Portugal, Rumania, Uruguay, AS, dan Yugoslavia membentuk Federation International de Voleyball (FIVB). Dilanjut dengan Kejuaraan Dunia bola voli putra pertama pada tahun 1949 di Praha dan untuk putri pada tahun 1952 di Moskow.

Sejarah Bola Voli di Indonesia

Pada tahun 1928, bola voli mulai dipertandingkan di Indonesia yang saat itu masih bernamakan Hindia Belanda. Yang mana, yang memperkenalkan pertama kali adalah orang Belanda pada masa penjajahan.

27 tahun berselang, tepatnya pada 22 Januari 1955, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) didirikan di Jakarta. Sebagai federasi resmi untuk bola voli Indonesia, PBVSI bertugas dan bertanggung jawab untuk mengembangkan serta mempromosikan olahraga voli di seluruh Indonesia.

Tetapi, ternyata Indonesia baru memiliki liga voli sendiri pada tahun 1999 atau sekitar 44 tahun setelah berdirinya PBVSI. Kompetisi tersebut diberi nama Livoli, untuk para pemain amatir pada saat itu. Setelah itu, kompetisi yang diselenggarakan untuk para pemain profesional dibuat pada tahun 2002 dengan nama Proliga. Yang mana, Proliga masih berlanjut hingga sekarang.

Pada umumnya, Livoli dan Proliga memiliki misi yang sama, yaitu pengembangan talenta berbakat voli yang ada di seluruh Indonesia. Tapi, terdapat perbedaan sistem antara dua liga tersebut. Untuk Livoli, ada sistem degradasi untuk dua tim terbawah, sedangkan untuk Proliga tidak ada sistem degradasi.

Walaupun bisa dikatakan pembentukan liga yang sedikit agak lama, tetapi timnas voli Indonesia sudah menorehkan banyak prestasi sebelum diadakannya liga, khususnya di regional Asia. Berbagai medali dari Asian Games dan SEA Games bisa timnas dapatkan.

Kesimpulan: Perjalanan Panjang Bola Voli Hingga Kini

Olahraga bola voli memiliki sejarah panjang dari awal penemuannya hingga hari ini. Dari eksperimen sederhana William G. Morgan pada 1895 sebagai alternatif olahraga bagi anggota YMCA yang berusia lebih lanjut, hingga kini sangat berkembang dan menjadi olahraga global dengan memiliki federasi resmi (FIVB), kejuaraan dunia, hingga kompetisi profesional di berbagai negara.

Perjalanan mulai dari perubahan nama dari “Mintonette” menjadi “Volleyball”, penyesuaian aturan permainan, hingga standarisasi untuk semua sarana dan prasarana telah dilewati dan membentuk olahraga bola voli seperti yang kita kenal saat ini.

Di Indonesia, sejarah bola voli juga tidak kalah panjang. Mulai dari olahraga yang dikenalkan oleh Belanda yang pada saat itu menjajah, hingga saat ini memiliki federasi resmi serta kompetisi profesional yang terus berjalan selama 20 tahun lebih lamanya.

Baca juga: HP Samsung 2 jutaan